Miracle
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Andrean adalah seorang pria biasa yang pendiam dan tinggal sendirian di sebuah apartmen di Bandung.Ryan adalah sahabatnya yang berandal namun tidak bayak menuntut dan Marsha adalah gadis bule di kampus yang menyukai Ryan. Pernahkah kalian merasa hampa hidup sendirian?Kalau pernah,begitupun dengan Andrean yang merasakan kehampaan dalam kesendiriannya.Sampai akhirnya hadir sebuah keajaiban lewat lukisan yang dibuatnya......Miracle. Hidup Andreanpun mulai berubah,begitu juga hubungannya dengan orang lain.Tapi berbuah baik kah perubahan itu?Atau sebaliknya?
All Rights Reserved
#6
mindreader
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REGRET
  • Something Between Us
  • 𝐋𝐚𝐤𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐁𝐢𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐝𝐮𝐩 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭)✔️
  • Adnan
  • I See You (End)
  • Behind Bullying [END]
  • Bukti [COMPLETED]
  • Memories of 31 december
  • Next to You
REGRET

𝓡𝓮𝓰𝓻𝓮𝓽 𝓲𝓼 𝓪𝓵𝔀𝓪𝔂𝓼 𝓬𝓸𝓶𝓮 𝓽𝓸 𝓵𝓪𝓽𝓮. 𝓐𝓹𝓹𝓻𝓮𝓬𝓲𝓪𝓽𝓮 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮, 𝓫𝓮𝓯𝓸𝓻𝓮 𝓲𝓽 𝓽𝓾𝓻𝓷𝓼 𝓲𝓷𝓽𝓸 𝔀𝓱𝓪𝓽 𝔂𝓸𝓾 𝓱𝓪𝓿𝓮?-𝙍𝙀𝙂𝙍𝙀𝙏 "Putusin Deera!" Arven Xavier Faeyza Andres. Most wanted boy, tengil, arogan, bad attitude dan langganan masuk BK yang telah menyukai sahabatnya sendiri-Deera, sejak pandangan pertama. Namun seperti kisah lama, sejauh apa pun usahanya untuk Deera, ketika Deera menyukai orang lain, Arven bisa apa? Hanya penolakan kejam, yang selalu dirinya dapatkan ketika hatinya berusaha untuk mengejar gadis itu. Seperti kepribadian mereka yang berbeda, perasaan mereka pun turut berbeda. *** "Gue udah bilang Ven, jaga batasan ke gue karna Daylon ngga suka lihat gue bareng lo!" "Daylon itu ngga baik buat lo Ra. Dia cowo manipulatif yang mainin perasaan lo!" "Lo bilang sahabat kan? Harusnya sahabat itu mendukung, bukan malah menikung!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines