Melody Hujan

Melody Hujan

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 24, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Aku tak jarang dibenci, namun aku tetap tulus mencintai Aku tak jarang dimaki, namun aku tetap setia memberi Aku pun tak jarang dicaci, namun aku tetap tersenyum beri arti Aku begini bukan tanpa alasan, karena ku percaya, dibalik mereka yg membenci, ada yg tetap setia mencintai. Dibalik mereka yg memaki, ada yg setia menanti. Karena dibalik mereka yg mencaci, ada yg bertanya tanya mengapa aku pergi Akulah hujan.... Yg terkadang datang menyakitkan, namun pepohonan tumbuh di sekitar ------- Kumpulan Narasi dan Literasi tentang Hujan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Gadis Hujan
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • realities and nightmares
  • When It Rains
  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • Hujan di Malam Hari
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Miracle of Wonder Rain [END]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines