AWAL Titik Temu : Friend Zone (REVISI)

AWAL Titik Temu : Friend Zone (REVISI)

  • WpView
    Reads 3,487
  • WpVote
    Votes 1,022
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 20, 2020
(karlin) Cinta bisa hadir tanpa alasan, dan tanpa sadar aku telah mencintainya sedari AWAL (Reno) mengingatmu membuatku sakit yang tak berkesudahan, jauh darimu adalah hukuman yang paling memyeramkan, karena aku sungguh mencintaimu hingga TITIK penghabisan. (Renzy) Mendapatkannya tidaklah mudah! Mencoba melupakannya adalah bentuk usaha yang paling sia-sia, karena hanya dengamu TEMU adalah hal yang paling kutunggu-tunggu! Persahabatan yang menjadi tempat menyimpan luka, penyebab sebuah luka, juga satu-satunya obat dari luka itu sendiri, Takdir apa yang ada di antara kita ? Ini Kisahku ! Kamu ! Kita ! di AWAL Titik Temu. Genre: Fiksi ⚠️🚫PEMBERITAHUAN DILARANG MEMBAJAK SEBAGIAN DAN KESELURUHAN CERITA UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI, MAUPUN KOMERSIAL, KALIAN AKAN DIKENAKAN HAK CIPTA,TERIMAKASIH ATAS PENGERTIANNYA⚠️🚫 START : 24-12-2019 FINISH: 20-08-2020 Jangan lupa vote, comment dan follow biar gak ketinggalan update cerita dari kabut... Terimakasih : ) (mohon berikan komentar dengan bijak)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Tersimpan Di Langit Biru
  • Possesive Psikopat
  • Pal in Love
  • RETAK
  • Sampai Kepadamu
  • F A K E ? [End]
  • FRIEND ZONK
  • ZAYNTASYA
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

More details
WpActionLinkContent Guidelines