DANIAL

DANIAL

  • WpView
    Reads 540
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
Terkadang, kamu perlu meninggalkan apapun yang membuatmu sesak, yang menyisahkan segala isak Luka mu itu biarlah waktu yang membuatmu kering. Kelak, kau akan dibuatnya bersyukur setelah coba memberanikan diri untuk mengoloknya sesekali. semesta selalu mempunyai cara untuk menjauhkan apa yang semestinya tak bisa bersama. Ada skenario yang hanya mampu diterima oleh seseorang berdada lapang, yang pemikirannya semantiasa positif yang hatinya selalu berprasangka baik. Karena akan selalu ada jalan untuk dipertemukan kepada yang baik, dengan sebaik baiknya keadaan. Dan selalu ada jalan untuk di jauhkan dari yang tidak baik, dengan sebaik baiknya alasan ~Danial Arsalan Putra Syahrezap~
All Rights Reserved
#30
danial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • UNREQUITED LOVE
  • Sudut Luka Nazea
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • lovesick//takkan berubah
  • Arsyilazka
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • HALOALKANA

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines