ARDILA
  • WpView
    Reads 542
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 20, 2020
Biarlah aku tak ada dihatimu ,yang penting aku selalu terlintas di pikiran mu. Permainkan wanita! maka kau akan lebih di permainkan.aku yakin membalas mu adalah salah satu cara untuk menyadarkan mu. Ardila bagai tupai yang terdapat dalam pribahasa. sepandai pandai tupai melompat , jatuh juga. dimana artinya tak ada orang yang sempurna melainkan pernah membuat kesalahan, kegagalan,kejahatan dan banyak bentuk ketidak sempurnaan jadi jangan menilai seseorang tanpa mengenalnya "Leana nia asila jika kau telah berjuang namun perjuangan mu tidak di hargai maka pergilah wanita hakikat nya di kejar bukan mengejar "rai tio ariansya"
All Rights Reserved
#93
cintamonyet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFFAIR (Completed)
  • ALEYA~~
  • Hidden love At School
  • Waktu?
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Fourple Of Love
  • Raina Maramitha
  • Promise me and secret
  • Heartbeat [END]

[21+] Naradira, dia sangatlah ingin membunuh laki-laki di hadapannya, yang tidak lain adalah suaminya sendiri. Kecewa? Sudah pasti. Marah? Tentu saja. Nara sama sekali tidak mentolerir pengkhianatan. Lulus SMA Nara diharuskan menikah dengan Ilham Rain Brawijaya atas permintaan ayahnya karena merasa hanya Rain yang bisa menjaga Nara. Tapi justru Rain adalah tunas dari luka di hidup Nara, tunas yang terus tumbuh dan menjalar. Karena Rain tanpa sepengetahuan Nara dan keluarganya dia masih memiliki hubungan dengan seorang wanita yang merupakan kekasihnya sebelum dia menikah dengan Nara. Hal itu semakin rumit ketika Nara mengetahui tentang hubungan Rain dengan perempuan itu disaat dia sudah mencintai Rain. Terlebih ayahnya meninggal karena wanita simpanan itu, yang lebih menyakitkan, Rain membela wanita itu disaat fakta sudah di depan mata membuat amarah Nara semakin memuncak. Haruskah dia tertawa? Tertawa untuk hidupnya yang lucu? Iya, dia juga pantas ditertawai karena kebodohannya. Segala umpatan dan sumpah serapah dia lontarkan pada Rain karena rasa kesal dan sakitnya. ⚠️ Aku memang menerima saran dan kritik yang membangun dari kalian. TAPI AKU TIDAK MENERIMA PENGHINAAN ATAU KATA2 MERENDAHKAN TERHADAP CERITA INI. Aku tidak pernah memaksa kalian buat kasih vote apalagi haus pujian, tapi tetap saja tidak enak rasanya jika cerita kita dianggap remeh. Aku memang menulis atas hobiku sendiri, tapi tetap saja aku jga perlu waktu dan otak dalam menulis cerita ini, ya walaupun ceritanya kentang. Tapi tetap saja. Jadi jika kalian tidak suka cukup abaikan dan cari cerita lain dan buat kalian yg punya niatan bakal ngejudge ceritanya, mending kalian tidak usah baca. Maaf ya aku ngomong gini, cuma mau ngingetin aja hehe😊🙏 Part masih lengkap #Sequel Di Antara Dua Hati

More details
WpActionLinkContent Guidelines