Bara & Salju

Bara & Salju

  • WpView
    Reads 202,124
  • WpVote
    Votes 3,512
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
(18+) "Lo pacarnya Bara?" tanya Bagas sambil memperhatikan Salju dari ujung kaki sampai ujung rambut. "I ... iya, Kak," jawab Salju gugup. "Cantik." Bagas langsung menyeret Salju ke dalam toilet, tidak peduli jika Salju terus menjerit. Bagas membuka ikat pinggang dan menurunkan celananya. Salju yang melihat itu langsung menutup matanya rapat-rapat. Salju semakin meronta-ronta ketika Bagas mengangkat rok abu-abu miliknya. Brakkk! Pintu toilet terbuka. "Bangsat!" teriak Bara murka. *** Perhatian : kenapa cerita ini aku labeli 18+ karena banyak menggunakan bahasa kasar, adegan kekerasan dsb. Baca dulu ceritanya, siapa tau suka.
All Rights Reserved
#101
retak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahagia & Luka (END)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Effort 2 [ Completed ]
  • My First Love [END]
  • CLOSER
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • Ellara Le Runa
  • BarraKilla
  • KEBAL'IK

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines