Camaraderie

Camaraderie

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 25, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini semua tentang sepasang sahabat bernama Azalea Divana Rossa dan Felix Ariel Febrian. Oca dengan sikap sinisnya, dan Felix dengan kekonyolnya. Hubungan mereka berjalan sangat baik. Hingga terjadi suatu peristiwa yang membuat Oca jatuh hati pada sahabatnya. Apakah Oca akan memilih rasanya? Atau malah tetap mempertahankan hubungan persahabatannya? Warning! Cerita Pendek dan Mainstream
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines