Hujan di Malam Hari✔

Hujan di Malam Hari✔

  • WpView
    Reads 15,912
  • WpVote
    Votes 774
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 31, 2020
WpInfo
Fiction
Historical
[Lengkap] [Revisi] [SELESAI] Di tengah hujan, lelaki itu menjadi pahlawan menggerakkan semua pasukan. Darah dan erangan musuh menyatu menjadi kalimat yang sukar diceritakan. Layaknya lakon dari pewayangan, Ia menghancurkan kedurjanaan walaupun darahnya hitam. Malam tanpa bintang menaungi perang saudara. Perang antara kesalahpahaman yang nyata. Lelaki yang menganggap dirinya pandawa padahal kurawa akibat sengkuni yang bersembunyi dalam selimut kesetiakawanan. catatan : ini hanya cerita fiksi dari khayalan yang saya buat berdasarkan latar sejarah. Peranan tokoh disini tidak mewakili sifat dari tokoh sejarah aslinya.
All Rights Reserved
#54
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Bulan Merah Wilwatikta [TAMAT]
  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • pria petualang
  • Nertaja (Sang Rani Pajang)
  • The Entanglement of Deceitful Souls
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

Di balik tragedi Perang Bubat yang menyayat, ada sepenggal kisah dramatis yang tak diketahui oleh para penulis sejarah. Bukan hanya tentang Putri Sunda yang mengorbankan nyawa dan Raja Majapahit yang merana, cerita ini juga berkisah tentang orang-orang di sekitarnya, mereka yang menjadi pelengkap kisah dalam sejarah kelam Nusantara. *** "Aku akan melakukan apapun, apapun asal aku bisa bersama dengannya. Dalam umurnya yang sangat singkat, aku ingin menghabiskan waktu bersamanya, aku ingin dia tahu jika aku mencintainya, aku ingin dia mencintaiku seumur hidupnya." *** "Apa kau tahu betapa menderitanya aku karena kehilanganmu? Aku tidak akan pernah sanggup jika harus kehilanganmu untuk yang kedua kalinya." *** "Tidak ada cinta sebesar cinta ku padamu. Tidak Hayam Wuruk, tidak Jala Setra, bahkan melebihi cinta mu pada Niskala. Cinta yang ku miliki ini bahkan mampu menembus dinding pemisah antar dunia yang berbeda." *** "Wahai Dewa... Jika memang suamiku tidak akan pernah bisa mencintaiku, maka berilah aku kesabaran luar biasa agar aku bisa mencintainya seumur hidupku." *** 27/2/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines