"Rindu yang Tak Bisa Kukirim: Cerita Ulan Tentang Ilan [On Going]
Prolog
Aku Ulan. Dan ini bukan sekadar cerita tentang jarak-tapi tentang rindu yang tak bisa disampaikan, doa yang tak bisa langsung dijawab, dan cinta yang tetap diam, meski dunia tak mempertemukan kami setiap hari.
Ilan bukan seseorang yang bisa aku hubungi kapan saja. Dia bukan laki-laki yang bisa aku chat tengah malam hanya untuk bilang "kangen." Dia adalah seseorang yang sedang belajar di tempat suci, jauh dari dunia digital, jauh dari hiruk pikuk, bahkan jauh dariku.
Tapi entah kenapa... aku masih percaya, meski tak bisa saling menyapa, kami saling menjaga. Meski tak bisa saling bertanya, kami sama-sama berjuang. Dan meski tak bisa saling tahu kabar, rindu kami tetap tumbuh... dalam diam.