mungkin bukan hari ini.

mungkin bukan hari ini.

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
WpInfo
Fanfic
Chandra, anak laki-laki yang menjadi salah satu bintang paling bersinar di Univ. Nusantara bukan cuma karena suaranya yang indah saat bernyanyi, tapi juga pembawaannya yang lucu dan menyenangkan. Membuat semua orang bahagia dan pasti tertawa saat berada di dekatnya. Chia, anak perempuan yang menjadi salah satu primadona di Univ. Nusantara karena kecantikannya dan fakta bahwa Chia adalah ketua ekskul dance di kampus. Jutek dan tidak perdulian adalah daya tarik utama Chia yang membuat semua orang penasaran. Tidak terkecuali Chandra. Ini adalah cerita tentang Chandra yang kepincut Chia mati-matian. Lika-liku pdkt mereka yang lucu dan menggemaskan namun penuh perjuangan dan penolakan. copyright © mewritelove
All Rights Reserved
#55
changsub
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • SEVEN ✔
  • Chyper Gosh (Selesai)✔️✅
  • Once Upon a Dream
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • [ONESHOOT] Like a Password
  • Rainbow
  • Are we a family?
  • Jovanka dan Abang Kembar

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines