DESTINY
  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 13, 2022
"Gw baru tau kegiatan lu setiap hari. Lu berlindung di balik sikap tak peduli sama orang lain agar kedok lu tetap tak terbuka! Masih kurang bayaran lu, sampe lu juga menjual diri lu. Murahan banget lu!" Gw ga pernah menyangka kata - kata merendahkan itu keluar dari bibirnya. Plak!!!!!!!! Rasa sakit tamparan yang barusan gw layangkan ke pipinya belum seberapa kalo dibandingkan dengan sakit hati yang gw rasakan akibat dari kata - katanya. "Mulai detik ini, jangan pernah bertingkah seolah kita pernah saling kenal." Gw berlalu meninggalkannya sambil menahan air mata. Kali ini sakitnya sangat parah. Luka yang tak berdarah seringnya lebih berbahaya, karena bisa saja berpengaruh rusaknya organ - organ vital di sekitarnya. Gw memutuskan untuk melupakan rasa sayang yang tertanam tanpa pernah terbalas, karena kami bukan diciptakan untuk tujuan yang sama. Semoga dengan ini gw bisa lebih mudah menghilangkannya dari otak dan hati gw, Semoga!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAHENDRA
  • Everything Happens for a Reason
  • You And I
  • GHATAN
  • All You Never Say
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Hati Yang Beku
  • Backstreet
  • TAK BERSAMBUT
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
MAHENDRA

Diam diam tidak mengenalnya? Ya, itu yang aku lakukan selama 2 tahun ini Suka? Cinta? Sayang? Ya, aku melakukan dalam diam. Semua rasa yang ini aku simpan baik baik, aku bungkus serapi mungkin

More details
WpActionLinkContent Guidelines