Mimpi Si Pesilat Nakal

Mimpi Si Pesilat Nakal

  • WpView
    Reads 2,574
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 9, 2020
Maulidia Ryan Ryani adalah seorang gadis tomboy pesilat yang terkenal dengan kenakalannya. Baginya, kenakalan yang ia lakukan tidak jauh berbeda dengan ide-ide kreativitasnya. Di sisi lain, gadis kecil yang biasa dipanggil Ilid ini memiliki masalah tersendiri yaitu tentang ayahnya. Antara cinta dan benci pada ayahnya. Cinta karena beliau adalah laki-laki pertama dalam hidupnya. Benci karena beliau meninggalkan Ilid tanpa alasan dan disaat Ilid terbaring lemah di rumah sakit. Tidak lupa cerita ini melampirkan tentang cerita cinta Ilid pada seorang imam mesjid yang begitu menggelitik serta juga menyelipkan cerita pertemuan Ilid dengan sahabat lamanya dan mereka menuaikan secercah harapan di sebuah menara mesjid. Akankah harapan mereka itu terwujud? Dan apakah cerita ini akan membuat pembaca bahagia atau mungkin berduka?? Yang jelas akhir dari cerita ini tak bisa diprediksi sebelumnya.
All Rights Reserved
#6
sahabatsurga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu
  • IN SYAA ALLAH
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • Destiny To Be YOURS
  • Annam Al Abbiyan
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • ALWANNAYRA [END]
  • Duhai Habibi [On Going]

Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines