Stay Strong

Stay Strong

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
Gadis berkacamata dengan tampilan rambut yang dikuncir belakang tengah berjalan melewati koridor sekolah sambil menggadeng kedua tangannya. 'ARNEL-!" Terdengar seseorang meneriaki namanya. Membuat gadis itu menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara tersebut. Ia menyipitkan kedua matanya, melihat sosok perempuan berlari menghampirinya. Perempuan itu menepuk pundaknya. "Eh Arnel, gw liat pr ipa lo yahh? Sepertii biasaaaaa" ucapnya sambil terkekeh. Ya perempuan itu adalah Yola, anak dari kepalah sekolah ini. Ia memang seperti itu, selalu memanfaatkan dirinya disaat butuh sesuatu sehingga Arnel-gadis polos itu hanya dapat mengangguk menuruti kemauannya. Mau bagaimana lagi? Ia hanyalah manusia biasa yang lemah tidak bisa melakukan apapun. Dirinya tidak terlalu populer di sekolah seperti siswa lain. Bahkan mengeluarkan kata kasar saja ia sangat takut.
All Rights Reserved
#11
gadisculun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • CLOSER
  • Surat Cakrawala ˖𐦍˖ [HIATUS]
  • 2 INSAN [TAMAT]
  • Waiting For You
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • PERJODOHAN:"RELTTA"
  • Drowning In The Pain
  • Amour (COMPLETE)

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines