WANITA TARIM HADRAMAUT

WANITA TARIM HADRAMAUT

  • WpView
    Reads 45,681
  • WpVote
    Votes 3,729
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
WpInfo
Non-Fiction
⨳​ AKHLAK WANITA TARIM ♡̸ ‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿‿ ketauhilah sesungguhnya para pecinta Sayyidah Fatimatuz Zahra yang ketika tau akhlak beliau selalu berusaha meneladaninya. di tarim banyak akhwat yang meneladani Sayyidah Khodijah Alkubro, meskipun berstatus janda tetap menjaga auratnya, rajin puasa, senantiasa bersedekah ditarim banyak akhwat meneladani Sayyidah Fatimah yaitu para wanita yang hidupnya dalam keterbatasan tapi tidak menghalanginya tuk menerima sedekahnya jika tidak ada maka mereka akan bersedekah walaupun kepada seekor keledai. Allah subhanahu wa ta'ala menyatakan kepada Rasul-Nya, "jika sampai Nabi menceraikan kalian, mudah-mudahan Rabb-Nya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kalian, muslimat, mukminat, qanitat, taibat, 'abidat, saihat dari kalangan janda ataupun gadis." ㅡ (At-tahrim : 5) dalam ayat diatas disebutkan beberapa sifat istri yang sholehah yaitu : 1 ㅡ muslimat : wanita-wanita yang ikhlas (kepada Allah subhanahu wa ta'ala), tunduk kepada perintah Allah dan Rasul-Nya. 2 ㅡ mukminat : wanita-wanita yang membenarkan perintah dan larangan Allah. 3 ㅡ qonitat : wanita-wanita yang taat. 4 ㅡ taibat : wanita-wanita yang selalu bertaubat dari dosa-dosa mereka, selalu kembali kepada perintah (perkara yang ditetapkan) Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, walaupun harus meninggalkan apa yang disenangi oleh hawa nafsu mereka. 5 ㅡ 'abidat : wanita-wanita yang banyak melakukan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala (dengan mentauhidkan-Nya karena semua yang dimaksud dengan ibadah kepada Allah didalam Al-Qur'an adalah tauhid, kata Ibnu Abbas radhiallahu'anhuma). 6 ㅡ saihat : wanita-wanita yang berpuasa. wanita tarim selalu hidup sederhana, wanita tarim tidak suka mencari kedudukan dunia, apapun yang mereka lakukan ialah tuk menyenangkan baginda Rasulullah. ✒ ๑ syarifah.tersembunyi ㅡ sumber : @wanita tarim hadramaut.
All Rights Reserved
#13
wasiat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wanita Penghuni Syurga
  • H2 TARIM
  • TAKDIR RaNa
  • Tasawuf Cinta
  • ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Pelangi Tak Selalu Muncul Setelah Hujan. [TAMAT]
  • Kasih Sayang Muslimah
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Langitkan Do'a Kita (Terbit)
  • Satuan Takdir
  • Cinta Suci Zahra✓
  • SEQUEL HAIFA ON PROCESS
  • Takdir Hidupku
  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • jodoh dari allah
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallaahu 'anhu dari Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: ﺃَﻻَ ﺃُﺧْﺒِﺮُﻛُﻢْ ﺑِﻨِﺴَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ؟ﻗُﻠْﻨَﺎ ﺑَﻠَﻰ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪ ﻛُﻞُّ ﻭَﺩُﻭْﺩٍ ﻭَﻟُﻮْﺩٍ، ﺇِﺫَﺍ ﻏَﻀِﺒَﺖْ ﺃَﻭْ ﺃُﺳِﻲْﺀَ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﻏَﻀِﺐَ ﺯَﻭْﺟُﻬَﺎ، ﻗَﺎﻟَﺖْ : ﻫَﺬِﻩِ ﻳَﺪِﻱْ ﻓِﻲ ﻳَﺪِﻙَ، ﻻَ ﺃَﻛْﺘَﺤِﻞُ ﺑِﻐَﻤْﺾٍ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺮْﺿَﻰ "Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?" Mereka menjawab: "Tentu saja wahai Rasulullaah!" Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata: "Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha ." (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir . Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380) ﺇِﺫَﺍ ﺻَﻠَّﺖِ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓُ ﺧَﻤْﺴَﻬَﺎ ﻭَﺻَﺎﻣَﺖْ ﺷَﻬْﺮَﻫَﺎ ﻭَﺣَﻔِﻈَﺖْ ﻓَﺮْﺟَﻬَﺎ ﻭَﺃَﻃَﺎﻋَﺖْ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻬَﺎ ﺍﺩْﺧُﻠِﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣِﻦْ ﺃَﻯِّ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺷِﺌْﺖِ "Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar- benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, "Masuklah ke dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka." (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih) Sumber ©google

More details
WpActionLinkContent Guidelines