We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
JERUK
  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pernah kah kalian belajar arti hidup dari sebuah jeruk? Mungkin sedikit agak lucu jika berbicara bahwa hidup bagaikan sebuah jeruk. Tapi, siapa sangka kalo sebenarnya jeruk itu memiliki makna tersirat yang sebagian orang tidak menyadarinya? . . . ⚠️ Semi baku BrownSugar ©published on 2020
All Rights Reserved
#97
permusuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • "𝙲𝚕𝚊𝚜𝚜𝚒𝚌 𝚃𝚎𝚎𝚗𝚜"
  • Despair Or Rise [Completed] - REVISI
  • mati ditubuh yang tumbuh
  • ANAK SEKOLAH [ COMPLETE ]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Sera's Transmigration: Perfect Mother
  • Dua Puluh Menit [END]
  • about us and him ✔️

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan

More details
WpActionLinkContent Guidelines