Alam Kedua Pendopo

Alam Kedua Pendopo

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 30, 2019
Ini adalah cerita yang mengisahkan seorang remaja yang terlahir memiliki indra ke enam, remaja tersebut adalah anak paskibra yang mengejar puncak ekskul nya yaitu paskibraka, dia latihan di pendopo, tempat dimana semua orang ingin menjadi pasukan pengibar bendera. tempat itu sangat lah ramai karena di ikuti oleh sekolah-sekolah mulai dari smp hingga sma se provinsi. pendopo yang ramai, yang diramaikan oleh dua alam.
All Rights Reserved
#16
latihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Hah!Dukun?
  • CENAYANG (XingQiu)
  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1

Dio Hanim mengalami masalah besar yang berpotensi mencoreng nama baik keluarganya. Media memburunya tanpa henti, dan demi menyelamatkannya dari kurungan opini publik maupun jeruji besi, orang tua Dio mengambil langkah besar. Mereka mengirim Dio jauh dari sorotan dunia... menyamar menjadi guru relawan di sebuah desa terpencil. Namun, kehidupan di desa itu bergerak jauh di luar dugaan Dio. Hal-hal mistis yang selama ini tidak pernah benar-benar ia percayai ternyata benar-benar ada. Bukan hanya sekadar terjadi, melainkan juga mengikutinya, seolah-olah menjadikan Dio sebagai pusat dari semuanya. Perlahan, tanpa ia sadari, Dio terseret ke dalam sebuah permasalahan besar bersama seorang pria bernama Danang. Seorang pria dingin, kaku, dan menakutkan, dengan sejuta rahasia yang sengaja dia sembunyikan. Awalnya, keterikatan mereka terbentuk karena masalah yang melingkupi Danang. Namun semakin dalam mereka mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, Dio mulai menyadari satu hal yang mengerikan, permasalahan ini bukan hanya milik Danang. Masalah itu juga miliknya. Dan semakin dekat Dio pada kebenaran, semakin jelas bahwa tidak ada jalan untuk mundur. Apa pun yang terjadi kepada mereka telah mengikat mereka berdua, dan hanya dengan menghadapinya bersama, semua ini bisa berakhir, atau justru menelan mereka sepenuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines