Vague

Vague

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
"Apa kamu bilang?" "Aku mau putus!" Tegas Lia. Jeffrey mengeraskan rahangnya memandang Lia yang nampak berani menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Jeffrey menghela nafanya menyibakkan rambutnya, berusaha untung tenang kembali. "Iya masalahnya kenapa kamu minta putus?" Benar saja Jeffrey meminta penjelasan pada Lia karena memang hubungan mereka sebelumnya terlihat baik-baik saja. Lalu hari ini Lia mengatakan kalimat yang bahkan tidak pernah Jeffrey kira akan keluar dari mulut Lia. Seolah kalimat itu adalah kalimat yang umum dikatakan. "Udah nggak ada perasaan sama kamu." Lia mencoba untuk menormalkan kembali wajahnya yang sudah merah menahan airmatanya. Lia berbalik hendak kembali masuk ke dalam rumahnya. Jeffrey menahannya, memegang lengan Lia. "Aku ada salah apa sama kamu?" Nego Jeffrey yang masih tidak terima dengan permintaan Lia. "Ih lepas kak. Aku mau putus, aku udah nggak ada perasaan lagi sama kakak." Lia mencoba melepas genggaman tangan Jeffrey. "Kita bicarain baik-baik dulu ya?" Ajak Jeffrey sedikit menarik lengan Lia. "Nggak mau. Sekarang kakak lepas tangan aku." Pinta Lia memutar lengannya. "Oke, kamu mungkin butuh waktu bukan?" Jeffrey akhirnya melepas tangan Lia dan melepas Lia pergi di balik gerbang rumahnya.
All Rights Reserved
#357
lia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • Jung Jaehyun : Kamu, Aku dan Cerita Kita [Completed]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Love Is Not Over ✔
  • I Love You, But ... ✓
  • No Longer Mate
  • La Vie en Rose
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines