Vague

Vague

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
WpInfo
Fanfic
NCT
"Apa kamu bilang?" "Aku mau putus!" Tegas Lia. Jeffrey mengeraskan rahangnya memandang Lia yang nampak berani menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Jeffrey menghela nafanya menyibakkan rambutnya, berusaha untung tenang kembali. "Iya masalahnya kenapa kamu minta putus?" Benar saja Jeffrey meminta penjelasan pada Lia karena memang hubungan mereka sebelumnya terlihat baik-baik saja. Lalu hari ini Lia mengatakan kalimat yang bahkan tidak pernah Jeffrey kira akan keluar dari mulut Lia. Seolah kalimat itu adalah kalimat yang umum dikatakan. "Udah nggak ada perasaan sama kamu." Lia mencoba untuk menormalkan kembali wajahnya yang sudah merah menahan airmatanya. Lia berbalik hendak kembali masuk ke dalam rumahnya. Jeffrey menahannya, memegang lengan Lia. "Aku ada salah apa sama kamu?" Nego Jeffrey yang masih tidak terima dengan permintaan Lia. "Ih lepas kak. Aku mau putus, aku udah nggak ada perasaan lagi sama kakak." Lia mencoba melepas genggaman tangan Jeffrey. "Kita bicarain baik-baik dulu ya?" Ajak Jeffrey sedikit menarik lengan Lia. "Nggak mau. Sekarang kakak lepas tangan aku." Pinta Lia memutar lengannya. "Oke, kamu mungkin butuh waktu bukan?" Jeffrey akhirnya melepas tangan Lia dan melepas Lia pergi di balik gerbang rumahnya.
All Rights Reserved
#471
itzy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • No Longer Mate
  • Arsyilazka
  • La Vie en Rose
  • Strong Girl Michella (END)
  • ||Perjodohan||✓
  • Bersamamu
  • Dear You
  • My Little Monster - Completed
  • TENTANG SEPASANG

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines