We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mermaid [END]

Mermaid [END]

  • WpView
    Reads 159,331
  • WpVote
    Votes 17,957
  • WpPart
    Parts 65
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 27, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mungkin zaman sekarang memang tak ada yang percaya dengan makhluk bernama Duyung atau lebih dikenal dengan MERMAID. Namun, tanpa disangka - sangka. diperdalaman laut yang beratus - ratus kilo, terdapat dunia Mermaid. Bahkan manusia pun tak ada yang tau keberadaan makhluk itu. Apa jadinya, jika seorang Mermaid mencintai seorang laki laki jutek nan dingin. Apa takdir mempersatukan mereka? Atau sebaliknya. "Andai aku manusia, aku ingin memilikinya." - Prilly Theresya Mellrosse - "Mengapa cinta itu harus datang, disaat kita ditakdirkan berbeda." - Aidan Ali Admajaya - ***
All Rights Reserved
#136
mermaid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • 𝐀 𝐌𝐄𝐑𝐌𝐀𝐈𝐃'𝐒 𝐋𝐎𝐕𝐄 {𝐄𝐍𝐃}
  • PERBEDAAN
  • THE CLIMB [Completed]
  • Seraphina dan Monster Laut
  • Echoes of the Drowned [ON GOING]
  • She Loved Merman(completed)
  • Istri kedua
  • Kala Laut Memanggil Kembali [海声唤梦]

Proses revisi 🙏 ___ Jemma selalu menjalani hari dengan lapang dada-meski tak satu pun harinya bebas dari cobaan. Dicemooh sebagai gadis aneh dan buruk rupa, ditambah sikapnya yang dianggap kasar, ia tetap berdiri tegak. Hidupnya penuh jalan curam, tapi ia tak gentar, selalu mampu menaklukkan semuanya dengan keberanian yang mengejutkan. Namun semuanya berubah... dalam sekejap. Di bawah cahaya rembulan, dari celah-celah gelap dermaga, sesosok makhluk misterius menyeretnya ke dalam laut. Tak sempat bernapas, pandangannya kabur, paru-parunya mulai terasa sesak. Kepanikan menguasai, pikirannya hanya bisa menjerit. "Gawat, aku akan mati!" Namun di detik-detik kritis itu, di antara gelombang dan cahaya bulan yang menari di air, ia melihatnya-makhluk itu. Meliuk-liuk indah dan menyeramkan, sosok itu mendekat dengan tatapan yang tak bisa dijelaskan. Penutup wajah Jemma ditarik, wajahnya disentuh lembut, lalu-sentuhan dingin menyentuh bibirnya. Sebelum segalanya gelap, hanya satu hal yang tertangkap oleh matanya: senyum misterius... dan ekor yang berkilau di air. Lalu, kesadarannya memudar. Tepat sebelum semuanya gelap, bibir Jemma tampak bergerak, membentuk satu gumaman tak bersuara. "Sial, anjing laut." ____ ⚠️DILARANG KERAS BAGI SIAPA SAJA YANG MELAKUKAN PLAGIARISME!⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines