Dia Datang,., [END]

Dia Datang,., [END]

  • WpView
    LECTURES 650
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadTerminé lun., févr. 10, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Karena Cinta Bukan Obsesi "Tapi kan gue masih punya Reivan." ucapannya terlontar begitu saja. "Lo masih belum punya ikatan, plis deh. Dia cuman cinta bayangan lo. Lo emang cinta, tapi si Reivan?" FIRST LOVE??!? Mungkin banyak orang sudah merasakan apa itu cinta pertama. Cinta pertama itu bagaikan perasaan yang bakal ngebuat kamu sulit melupakan rasa sakit di dada. Rasa yang susah dihilangkan Karin meskipun bertahun-tahun ia mencoba melupakan dan membuang persaan sakit ini, tapi meskipun begitu semakin lama ia menyimpan perasaan ini semakin susah ia lupakan seakan. Kini diary itu telah terisi 2 nama yang mengoyak hati Karin, hingga tanpa sadar "Apa ini yang namanya jatuh cinta? Apa dia yang Engkau kirimkan tuk pengganti Reivan." Apakah perasaan ini akan hilang jika seseorang perlahan mulai mengisi hari-hari kita? Perlahan Karin menetapkan hatinya. Hingga Karin terus menerima surat kaleng yang membuatnya semakin gelisah. "Dia Datang,.," tidak hanya bercerita mengenai seseorang yang hinggap di kehidupan pada satu sisi saja, namun menceritakan "dia" dari sisi yang berbeda-beda ketika mulai mengusik hidup.
Tous Droits Réservés
#48
temankecil
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • That One Person, YOU
  • FORGET THE TIME (yanneo)
  • Revenge Love
  • SHETAN
  • Hey, we're just friend [Hoonsuk]
  • Volume Cinta
  • The Love Story Of The Twins [TAMAT]

" Apakah ini yang namanya cinta? apakah semakin lo mencintai dia semakin sakit yang lo rasakan? Lo orang yang gak bisa lihat gue walaupun gue melihat lo. Lo gak bisa dengar gue walaupun gue manggil nama lo. Apakah lo pernah ingat gue, walaupun hanya sekali? Hal yang bisa gue lakuin hanyalah menangis.. tapi bodohnya gue tetap nunggu. Hal yang terakhir gue mau adalah lo. Apakah mungkin suatu saat lo akan menyesal dan berbalik ke gue? "

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu