TEROR BISU (SEDANG DIROMBAK ULANG)

TEROR BISU (SEDANG DIROMBAK ULANG)

  • WpView
    Lecturas 478
  • WpVote
    Votos 109
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 29, 2019
WpInfo
Ficción
Misterio
F a n t a s y / M i s t e r i Agam Tjokodarwono beranggapan jika membawa keluarganya untuk pindah ke desa terpencil adalah keputusan terbaik di antara banyaknya pilihan yang ada. Tetapi, kenyataan justru meledeknya. Teror berkepanjangan yang tidak pernah ada habisnya mengintai setiap pergerakan keluarganya. Bayangan hitam senantiasa berada di setiap sudut rumah kayu itu. _____________________ "Mas Pandu! Kok kita lewati tangga lantai dua lagi? Perasaan tadi kita hampir sampai ke tangga ketiga!" *** "Tapi, yang aku liat tadi beneran labirin! Di sana ada ruangan yang bener-bener nggak masuk akal! Empat kandang besar sama rantai berkarat, apa nggak aneh?" _____________________ Akankah keluarga Tjokodarwono mampu melewati segala kejanggalan dan membalikan keadaan seperti semula? Atau hanya serpihan abu yang tersisa?
Todos los derechos reservados
#70
labirin
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Escape - On Going
  • Escape to the Shadows (END)
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • ILMU HITAM (COMPLETED)
  • Rumah Bercat Putih
  • Hoom Pim Pah
  • Pӧlzl  [Tamat]
  • ALGENTA
  • VALERIAN 🔞
  • Shattermind [Joonghwa] ✓

Dua puluh lima gadis remaja, penuh semangat dan harapan, baru saja menjejakkan kaki di rumah besar yang megah. Sebuah rumah tua peninggalan zaman Belanda yang berdiri kokoh di tengah kota Amberwood, dengan arsitektur megah dan aura sejarah yang kental. Namun, di balik kemegahannya, rumah itu menyimpan rahasia gelap yang tak pernah terungkap. Suasana yang semula tampak menawan berubah menjadi mencekam saat malam tiba. Dinding-dindingnya berbisik, bayangan-bayangan menyelinap tanpa suara, dan dinginnya udara seolah membekukan setiap harapan mereka. Rumah itu bukan hanya sekadar bangunan-ia adalah labirin mimpi buruk yang siap menelan siapa saja yang berani menetap di dalamnya. Kini, mereka harus bertahan. Berhadapan dengan ketakutan yang tak terbayangkan, terperangkap dalam kegelapan yang semakin pekat. Akankah mereka mampu melarikan diri dari rumah aneh dan berhantu itu, ataukah mimpi buruk ini akan menjadi akhir dari segalanya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido