Wednessad [HIATUS]

Wednessad [HIATUS]

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2019
Ini adalah perihal tentang keluarga yang sama-sama membesarkan ego pada setiap masalah Perihal cinta serta kasih sayang yang telah lama menghilang dan kembali hadir Perihal hari rabu yang membuat ia hidup kembali dan mengingat sebuah memori kecil Dibalik semua itu ada gadis yang tangguh dan tegar untuk berjuang menghadapi perihal-perihal tersebut. Dia,Leota dyandra
All Rights Reserved
#176
tennfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say My Name
  • THEODORE
  • The Black Room
  • ABIRAH [Completed]
  • cerita diatas kanvas
  • Takkan Pernah Satu
  • Love in Silence
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • LIMERENCE

Agatha Kayshafa. Dijadikan bahan taruhan oleh sepupunya sendiri dengan seorang laki-laki yang memenangkan balapan mobil malam itu. Pradeepa Theodore. Tepat sebelum balapan, ia malah salah fokus mendapati seorang gadis yang beraroma sangat memabukkan. Detik itu juga Theo bertekad untuk mendapatkan gadis itu. Faktanya mereka ternyata satu sekolah, semua mengenal Theodore, sang kapten basket. Namun berkebalikan dengan Agatha, gadis yang keberadaannya saja tidak diketahui warga sekolah. ••• "Balapan kali ini taruhannya mobil lo. Kalo gue kalah, lo bisa ambil cewe gue," ucap Samuel. "Nggak impas. Mobil gue lebih mahal ketimbang cewe lo," balas Theodore bergegas masuk dalam mobilnya. Itulah janji yang Samuel buat dengan Theodore. Theodore yang awalnya tidak tertarik dengan gadis yang dijadikan taruhan oleh Samuel lantas buru-buru menarik kata-katanya dan mendeklarasikan bahwa dirinya amat sangat tertarik dan akan membuat gadis itu selalu berada disisinya. ••• "I'm a tattoo artist." "Oh ya?" "Want to be the first? And try a red mark on your neck?" "Stress!" ‼️Harsh words, toxic shit, and mature.

More details
WpActionLinkContent Guidelines