Di balik Kerudung Nayra

Di balik Kerudung Nayra

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 22, 2021
Aku Surya. Aku mencintai Nayra sejak masa kanak-kanak. Mati-matian aku mengejarnya dan merahasiakannya seorang diri. Nayra si cantik berkerudung lebar. Nayra si gadis shalihah. Tapi..., aku menolaknya di hari aku melamarnya. Aku mengatai gadis bertutur lembut dan rajin mengaji itu dengan julukan 'penipu'. Aku memakinya. Aku membencinya saat itu juga, sesaat setelah aku melamarnya. Padahal dia pun mengatakan diam-diam mencintaiku. Aku menikah dengan Fahira. Tapi pernikahan ini aneh. Aku masih perjaka padahal sudah hampir setahun kami menikah.!!! Fahira selalu berkata tidak siap untuk 'melayaniku'. Ternyata, aku keliru akan banyak hal. Aku hanyalah seorang yang merasa benar. Pernikahanku dengan Fahira adalah karma untukku. Fahira dan Nayra adalah perempuan dengan rahasia-rahasianya. Dan... Apakah Allah masih berkenan mengirimkan kebahagiaan untukku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Takdirnya
  • Ketulusan Cinta Aisyah - [Telah Terbit]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Let Me Love You (Complete✔)
  • Jodoh Terbaik ✅
  • Cinta Dalam Sepertiga Malam (CDSM)  [Revisi]
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Jodoh Spesial
  • ZAMEERA [END]
  • Kupinang Kau Dengan Sholawat (END)

Harfiahnya, pernikahan adalah penyatuan dua mahkluk bernama laki-laki dan perempuan. Sesuai takdir-Nya. Sesuai jodoh yang ditulis dalam buku rahasia dan hanya Allah yang tahu susunannya. Seperti kata Abi, jodoh itu cerminan diri. Jika saya baik, jodoh yang singgah juga baik. Jika saya tidak baik, jodoh yang berlabuh juga tidak baik. Saya bukan perempuan istimewa, hanya putri Abi dan ummi yang masih suka menyusahkan mereka. Dan terus merengek ketika apa yang saya inginkan tidak dituruti. Namun, bersamanya saya belajar menjadi perempuan yang bisa diandalkan. Berupaya menjadi perempuan yang mampu menjaga kehormatannya dan ingin diingat sebagai perempuan yang senantiasa melampiahinya dengan cinta. Karena saya adalah istri yang dituntun nya untuk meraih Jannah, bersama. *** Aisyah Nur Syifa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines