Naomisura

Naomisura

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 10, 2020
Alkisah di sebuah negeri harapan, hiduplah seorang putri cantik. Putri yang terkekang oleh jati dirinya sendiri. Adapula Ayahnya seorang Raja bermuka dua. Baik dihadapan rakyat, dan kejam di hadapan keluarga, tentunya demi kepentingannya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prince Of Ospora
  • The Main Character (END)
  • DIGNITY (Pembalasan Luka Putri Sang Jendral)
  • Sakit Kepala dan Perutku adalah Istri Sahku Season 2
  • RAJA DAN RATU -ALDEBARANANDIN-
  • Selir Sang Pangeran [Tamat]
  • CHARTREUSE
  • ICE AND FIRE (Selow Update Dan Akan Direvisi Setelah Tamat)
  • MY PRINCE
  • Panggung Kraton: Mahkota Untuk Sang Selir

Rumornya, sebagai Pangeran tertua negeri Ospora, Athalaric Ospora termasuk salah satu dari tiga pangeran terkuat di seluruh dunia. Walaupun namanya terkenal, tapi tak ada yang pernah melihat sosok pangeran tertua. Meski begitu, Pangeran yang satu ini memiliki sebuah prinsip yang mungkin terdengar ... Aneh? Ketika di mana-mana para pangeran berebut tahta, Eh ... Pangeran tampan yang satu ini justru memiliki prinsip, "Jadi apapun, yang penting tidak jadi Raja." Tidak ada yang tahu apa alasan Pangeran yang satu itu tidak pernah mau menjadi Raja. Toh, lagian Ospora merupakan negeri yang begitu damai. Setidaknya sang adik masih bisa menggantikannya. Kalau bisa dia, kenapa harus aku? Hingga satu hari sebelum penobatan sang adik, kakeknya kembali bertanya untuk yang kesekian kalinya. Dan seperti dugaan sang kakek, Athala tetap pada prinsipnya yang akan selamanya menjadi "Pangeran". Siapa yang menyangka, jika karena keputusannya itu, membuat kakeknya, sang Raja Agung Ospora, memberinya perintah. Sebuah perintah yang akan merubah seluruh alur cerita hidupnya. "Akan ada masa di mana semua anggota keluarga kerajaan tak bisa mengatasi sebuah masalah." Ucap Arthur. "Ck, kalau begitu kakek tinggal turun tangan saja. Beres. Kakek kan setengah dewa." Celetuk Athala santai. "Tidak. Kali ini kau yang harus menyelesaikan. Ini perintah." "Ospora dalam bahaya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines