Gadis Manisku

Gadis Manisku

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Adhi Nugroho adalah seorang pemuda idola kaum hawa , banyak jadi incaran gadis - gadis dikampusnya . Mulai dari junior sampai senior diuniversitas tempatnya bersekolah , Kehidupannya yang damai mulai berubah semenjak pertemuannya dengan seorang gadis , yang ternyata adalah juniornya dikampus . Semua menjadi runyam Selena Ahmadjaya adalah seorang gadis biasa , yang bercita - cita menjadi seorang sekertaris disebuah perusahan besar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang ; Kursi dan jendela
  • A Dan A by Nia alawiyah
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • Menjadi Dia
  • Elang L Cavanix ( END )
  • PRINCESS RENE (tamat)
  • PESONA CINTA ANAK PEMILIK YAYASAN
  • A Romantic Story About Serena
  • SUMMER RAIN
  • Lembayung Senja di Langit Trenggalek

Tolong! Rubiana Mentari tertimbun tanah galiannya sendiri setelah membuat ulah dengan Tuan muda Arkaish Dewanggala, the one and only, bujang idaman kaum sosialita yang berdarah ningrat dan hobi gonta-ganti perempuan! Awalnya, Bia cuma ingin mengacaukan rencana perjodohan kakak tirinya, Jistara, dengan cara mencium Arkaish didepan umum, lalu mengaku cinta setengah mati dengan lelaki buaya yang hobi membuat Bia mual itu! Dia cuma ingin membuat kakak tiri dan juga Papinya malu! Nggak lebih! Ini semacam aksi balas dendam dadakan dan super nekat! Dan, ya. Memang betul setelahnya, rencana perjodohan Jistara gagal total. Bia puas sekali melihat Jistara si anak manja menangis sesenggukan karena lelaki idamannya di sosor duluan. Tapi, hidup Bia juga ikut amburadul! Ya ampun! "Kalau begitu, kita jodohkan saja mereka." T-tunggu. Tunggu dulu! Siapa yang akan di jodohkan dengan siapa?! "Kalian bersedia, kan?" Apa?! K-kenapa ... Semua orang menatapnya begitu?! "S-saya--" "Kami memang memutuskan untuk pacaran." Hah?! Bia menoleh. Menatap si brengsek yang sedang tersenyum tipis sambil melanjutkan. "Kami akan saling mengenal dulu. Iya, kan?" Lelaki itu menggenggam tangannya lantas tersenyum lagi. HARUSNYA TIDAK BEGINI! Tidak! Ini tidak benar! Baik. Tenang, Bia. Tenang. Jangan panik! Mari kita cari solusinya. Pertama-tama, tarik napas panjang lalu hembuskan perlahan. Ya, bagus. Tujuannya sekarang sudah jelas ; Bia akan menyusun beribu rencana agar lelaki itu muak dengannya lalu memutuskan hubungan secepat mungkin. Itu mudah! Bia pasti bisa melakukannya! Warning : sepuluh part terakhir sudah di hapus. Silahkan dibaca di karyakarsa. Terimakasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines