sajak rasa

sajak rasa

  • WpView
    Membaca 133
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 26
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 14, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Menuai hikmah dari sebuah kisah . Menyemai pesan dari setiap pertemuan . Ini hanyalah sebuah cara untuk lebih mengenal diri . Karena hidup sama seperti puzzle . Setiap pribadi berhak menyusun dan merangkai puzzle nya masing masing begitupun aku memiliki potongan demi potongan yang terlantar secara acak hingga harus tersusun rapi . Tentang segala rasa Yanng telah punah ,dan seluruh rasa yang masih tertinggal kini biarlah aku yang mengelola nya sendiri . Untuk kedepannya aku tak akan kembali menabung segala perasaan pada seseorang biarlah aku sendiri yang bijak terhadap hati dan perasaan ku . Karena ini tentang kisah ku yang terbengkalai tak tau arah pulang , telah nyangka kisah yang menuai banyak makna bahwa ternyata hidup tidakeminta kita untuk mengutuk diri sendiri sebagai seseorang yang paling tersakiti . Bijaklah menggunakan hati . Pesan dari ku semoga selalu mebjadi wanita tangguh setangguh tangguh nya .
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DENTING  [Revisi]
  • CLARA
  • Our Journey To Love
  • Mahligai Sunyi
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • pengendali hati
  • Yang Pernah Patah

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan