my teacher is my destiny

my teacher is my destiny

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
"Aku tau ini pasti akan terjadi jika aku mencintaimu. Aku sangat lelah, rasanya sakit sekali. Aku ingin berhenti tapi tak bisa. Disaat aku yakin keseriusanmu, kamu malah bermain-main. Di saat aku yakin bahwa kamu hanya bermain-main denganku tapi kamu malah memperlakukanku seperti serius denganku. Apa maunmu? Aku lelah." "jika kamu hanya ingin mempermainkanku urungkan niatmu. Karena wanita itu tidak pantas di sakiti, wanita itu seharusnya dikasihi dan dicintai. Wanita itu tidak lemah, tetapi laki-lakilah yang lemah, karena laki-laki memanfaatkan kelembutan hati wanita agar laki-laki terlihat kuat"~Alsea. "Maaf"~Aslan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • The Last Empress
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❀]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • DRABIA [END]
  • Distance
  • Unrequited Feelings

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." β€’ β€’ Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} Β©milaakharima

More details
WpActionLinkContent Guidelines