Senja Terakhir (HIATUS)

Senja Terakhir (HIATUS)

  • WpView
    LECTURAS 1,734
  • WpVote
    Votos 524
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 25, 2020
Apa sih istimewanya senja bagi dia? Kata-kata itu seperti tak asing lagi baginya. Dhisty,si gadis pengagum senja yang setiap harinya duduk di halaman rumah ketika sudah petang hanya untuk melihat langit yang jingga itu.Kenangan masa lalu itu kembali hadir di memorinya. Tapi semuanya berubah setelah Arvan datang dalam hidupnya. Cowok itu membuat ia teringat akan sosok yang selalu dirindukannya. Sosok yang tak mungkin bisa kembali ke kehidupannya. Ia ingin sekali bisa move on dari masa lalu, karena ia tidak ingin membuat luka yang lebih dalam lagi di hatinya. Kamu telah memberi warna di hidupku Tetapi mengapa kamu enggan untuk ada di hatiku? -Arvan- Bukannya aku tidak mau Tetapi aku takut masa lalu itu terulang kembali kepadaku -Dhisty-
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Gadis Senja (GS)
  • Arkrasiv ☑️
  • Nothing Vain Love
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Hues of You
  • ATHALARIQ
  • Hiraeth'n
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • TUHAN PELUK AKU SEBENTAR SAJA

Seorang gadis yang setiap harinya berkunjung ke bukit untuk menunggu senja tiba. Ntah apa yang dia lakukan, yang pasti gadis tersebut melihat senja dengan membawa luka di tangan, kaki, atau wajahnya di setiap harinya. Menurutnya melihat matahari terbenam seperti memberi kesempatan padanya untuk bisa merasakan kebahagiaan dan membuka lembaran baru. Seorang laki-laki yang dingin dan datar terus memperhatikan gadis yang selalu melihat senja di setiap harinya, karena gadis itu dirinya selalu berkunjung ke bukit tersebut tanpa gadis senja itu tau. Dan pada hari ke-10 terhitung saat dirinya melihat gadis senja itu, laki-laki itu memberanikan diri untuk menghampirinya untuk mengetahui alasan gadis senja itu. "Kenapa selalu kesini? Hanya untuk melihat senja? Kenapa tidak di pantai saja?" "Karena aku ingin!" Akankah laki-laki tersebut berhasil mengetahui alasan gadis senja tersebut? Bagaimana kah selanjutnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido