I'm Sorry
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
"Masalah itu ada di hati dan pikiran lo,mau lo ngapain aja lo selalu bawa hati dan pikiran lo,jadi jangan lakuin ini lagi ya" kata Laras dengan menunjukan puppy eyes nya. Laras Putri Ganesa, gadis dengan paras cantik,ia memiliki sifat keibuan jasa banyak orang yang bisa nyaman didekatnya. "Lo diem,lo nggak ada hak buat ngehina gue dan lo nggak usah ikut campur" amarah Rayhan yang tidak bisa di bandung lagi. Rayhan Pamungkas, cowok tampan dengan sifata yang super duper dingin lebih dari dinginnya kutub😅hehe agak lebay.Ada suatu kejadian yang merubah sikapnya. Inilah kisah mereka dan semoga kalian suka ya Happy Reading🎉🎉🎉 Maaf kalau ada yang typo dan bahasa nya kurang pas karena ini adalah my first story di wattpad.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na & Liu
  • GEVRONZ
  • How To Fall in Love - NoHyuck -
  • Perihal Sandwich(End)
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Duda -Johnten [ END ]
  • Dyara Dan Kisahnya [End]
  • RAYFA[END]
Na & Liu

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".

More details
WpActionLinkContent Guidelines