Story cover for Aisyah by rifaprianti16
Aisyah
  • WpView
    Reads 874
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 874
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Dec 28, 2019
"Aku hanya ingin mencintai laki-laki yang mencintaiku tanpa syarat.
Menyayangiku tanpa pandang rupa.
Melindungiku tanpa melihat apa yang kupunya.
Aku hanya wanita sederhana yang ingin mencintai dan dicintai dengan sempurna. 

Semua pernah kudapatkan saat ayah masih ada.
Akankah kudapatkan lagi cinta setulus ayah?"
 
-Aisyah Faiha-
All Rights Reserved
Sign up to add Aisyah to your library and receive updates
or
#91aisyah
Content Guidelines
You may also like
Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END] by sekarktsn
45 parts Complete
"Karena hanya dengan berdoa, aku merayu Allah dalam usaha menjemput cinta mu" Masa lalu yang pernah di alami oleh Zahira Nafisha Haura membuatnya membenci semua laki-laki. Ayah yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi semua anak perempuan nyata nya tidak untuk Haura. Ia sangat membenci Ayahnya karena perlakuan buruk Ayahnya kepada Ibu Haura. Sejak kecil Haura sering melihat penderitaan yang Ayahnya berikan kepada Haura dan Ibunya. Dan karena perlakuan buruk itu tak hanya mental Haura yang terganggu tapi masa depan dan alasan Haura untuk bahagia telah hilang. Ibunya meninggal karena Ayahnya. Dan Ayahnya juga tak perduli pada ia dan Ibunya yang sudah tiada. Bukankah Ibu Haura adalah istri nya? kenapa dia setega itu! Bahkan setelah Ibunya meninggal pun Haura semakin membenci Ayahnya dan ia tak mau bertemu lagi dengan pria yang paling ia benci itu. Semenjak Ibunya meninggal, Ayahnya pun hilang bak di telan bumi. Tak peduli dengan Haura dan masa depannya. Hingga suatu saat seorang pria datang dengan beraninya memperlihatkan tawa indah yang telah lama hilang di pipi Haura. Pria yang membuat Haura kembali merasakan cinta, tapi apakah rasa itu bertahan lama? Ikhtiar menjemput cinta Hanya dengan berdoa, Aku yakin Allah akan mempersatukanku dengan tulang rusuk ku. Kamu bidadari syurga yang Allah tetapkan menemani ku di setiap waktu ku. Kamu yang aku usahakan untuk selalu tersenyum. Tak perlu ada balasan cinta, karena cintaku saja sudah cukup untuk kita berdua.
You may also like
Slide 1 of 10
Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END] cover
ADA PELANGI DI UJUNG WAKTU cover
Detik Datang Dan Pergi cover
#Tentang Menanti  cover
Ketika Cinta Mulai Menyapa cover
GARIZAH JAUZA (END)  cover
Jodohku Sahabatku 2 cover
ANA UHIBBUKA FILLAH  (End) cover
DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT) cover
Air Mata Hijrah cover

Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]

45 parts Complete

"Karena hanya dengan berdoa, aku merayu Allah dalam usaha menjemput cinta mu" Masa lalu yang pernah di alami oleh Zahira Nafisha Haura membuatnya membenci semua laki-laki. Ayah yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi semua anak perempuan nyata nya tidak untuk Haura. Ia sangat membenci Ayahnya karena perlakuan buruk Ayahnya kepada Ibu Haura. Sejak kecil Haura sering melihat penderitaan yang Ayahnya berikan kepada Haura dan Ibunya. Dan karena perlakuan buruk itu tak hanya mental Haura yang terganggu tapi masa depan dan alasan Haura untuk bahagia telah hilang. Ibunya meninggal karena Ayahnya. Dan Ayahnya juga tak perduli pada ia dan Ibunya yang sudah tiada. Bukankah Ibu Haura adalah istri nya? kenapa dia setega itu! Bahkan setelah Ibunya meninggal pun Haura semakin membenci Ayahnya dan ia tak mau bertemu lagi dengan pria yang paling ia benci itu. Semenjak Ibunya meninggal, Ayahnya pun hilang bak di telan bumi. Tak peduli dengan Haura dan masa depannya. Hingga suatu saat seorang pria datang dengan beraninya memperlihatkan tawa indah yang telah lama hilang di pipi Haura. Pria yang membuat Haura kembali merasakan cinta, tapi apakah rasa itu bertahan lama? Ikhtiar menjemput cinta Hanya dengan berdoa, Aku yakin Allah akan mempersatukanku dengan tulang rusuk ku. Kamu bidadari syurga yang Allah tetapkan menemani ku di setiap waktu ku. Kamu yang aku usahakan untuk selalu tersenyum. Tak perlu ada balasan cinta, karena cintaku saja sudah cukup untuk kita berdua.