tsang laskar

tsang laskar

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 15, 2021
Ini bukan cerita dengan ending yang bahagia. Ini tentang puan dan tuan yang sama-sama harus saling mengikhlaskan. Bahwa tidak semua orang yang mencintaimu, mampu mati-matian menunggu dan sabar mengejarmu. Suatu saat ia akan menyerah dan melepas egonya. Merelakan yang telah lama digenggam. Sebab suatu hari jika ia akan kembali, ia akan mencarimu. "Dara, terimakasih sudah menjadi orang yang mendengar dan meyakinkanku ketika aku lelah menyimpan beban sendirian," Laskar "Laskar, aku sedang berusaha merelakan. Tapi jangan paksa aku berhenti merindu dan menunggu," Dara
All Rights Reserved
#975
ceritaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Di Pertemukan
  • Langit yang tak lagi Sama
  • 31 Months for You (Revisi)
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • Felicia> Januari With You

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines