Ini tentang Lentera Niskala. Yang banyak dikenal orang sebagai seorang yang 'istimewa'. Mereka orang-orang yang tidak tahu luka separah apa yang Lentera rasakan selama ini. Dia hanya diam. Bukan karena ia takut, hanya saja dia sadar diri. Lentera hanya bocah yang tidak punya hak untuk bersuara. Namun, lambat-laun Lentera menyadari sesuatu. Semakin dia diam semakin ia terluka. Semakin ia menutup mata, semakin banyak tangan yang menyakitinya. Tidak ada salahnya kan Lentera sedikit memberontak? Karena jujur sakitnya luar biasa. Perihnya tak kira-kira. Lentera sudah bercucuran darah. Tubuhnya sudah lebam-lebam. Lentera hanya ingin memberontak sedikit saja, tidak berniat menyerang balik. Hanya memberontak.
More details