Fiksi untuk Embun

Fiksi untuk Embun

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2019
"Untuk apa kamu diciptakan sempurna jika aku tak pernah menuntut sempurnamu?" -Arkasha Virendra Shafwan Sempurna, bukan suatu hal yang ku kejar ataupun harus ku tetapkan pada diri seseorang, begitu juga kau-Ambun Ayu Aruna. Jauh dari kata sempurna, katamu perihal dirimu sendiri, berkali kali kukatakan, kalau bukan sempurna yang ku kejar, bukan sempurna yang ingin ku dapatkan, dan bukan kesempurnaan yang akan memuaskan hidupku kelak. Aku tidak ingin menambahkan kata-kata yang sudah tak terhitung jumlahnya tanpa tahu pembuktiannya. Kata- kata itu tidak ada gunanya dan selalu sia-sia, walaupun aku tahu sebenarnya kau mudah untuk mencernanya. Walaupun kata-kata yang ku keluarkan berjuta maknanya, kau tidak akan pernah mengakuinya, bahwa kata-kata itu kurajut untuk kau seorang, Embun. Kata-kata tanpa makna itu sekilas bekasnya, maka untuk kamu Embun,takkan kurajut kata-kata lagi untukmu, karena suatu pembuktian dibutuhkan disaat kata-kata sudah bosan didengar oleh orang-orang, kuberikan arti dan bukti atas kata- kataku itu. Embun, kamu memang bukan manusia sempurna, aku menerimanya, sepenuh hatiku. Begitupun kamu aku yakin, karena akupun bukan manusia sempurna. Tapi dimatamu, seolah aku adalah manusia sempurna, dan kau-manusia biasa. Sebagai bukti, kuciptakan untukmu sastra fiksi itu, artinya memang rekaan, angan angan dan bukan berdasarkan kenyataan. Tapi maknanya ini nyata. -Untukmu setetes embun pagi cantik di tengah fajarku.
All Rights Reserved
#35
apaadanya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Imam untuk Gladysaβœ“
  • Raina Maramitha
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • dimana janji tersebut
  • SHEIRAZ PLAN βœ“
  • The Between
  • Di Atas Petala Cinta
  • Behind After
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path

[🩰 CERITA INI MASIH ON GOING πŸ€] CERITA INI MURNI HASIL KARANGAN SAYA SENDIRI πŸ’― πš‚πšŽπš‘πš’πš›πšŠ π™ΊπšŠπš’πš•πš’πš—πšŽ π™΄πš•πš•πšŠπš›πšŠ. "Juara satu Sehira! Kamu kapan dapatkan itu!?" Sang ayah membanting raport di meja dengan keras. "Kamu kapan mau membanggakan kami Sehira!?" Sang ibu juga memarahinya. Sang gadis menunduk dengan cemas. Tangan nya meremas rok abu-abunya. "Maaf, Shey belum bisa membanggakan Papa dan Mama." β˜…β˜…β˜… πš†πšŠπšπšŠπš— π™ΌπšŠπšπšŠπšπš‘πšŠ. "Anak Papa juara satu terus. Sekali-kali juara terakhir dong Nak," ujar ayahnya sembari terkekeh. Ibu cowok itu mengelus rambut anaknya. "Papa ih, anaknya juara satu terus kok malah gak senang," balas sang ibu tertawa pelan. "Tau nih Papa. Besok-besok aku juara tujuh kayak waktu itu. Nanti nangis," ejek Wadan menahan tawa. β˜…β˜…β˜… Mereka merupakan remaja kelas menengah atas. Perempuan dengan segala obsesi orang tuanya. Lelaki dengan keharmonisan keluarga nya. Lantas, apa konflik yang akan di hadapi oleh mereka ke depannya? Bagaimana dengan kelanjutan kisah antara πš‚πšŽπš‘πš’πš›πšŠ π™ΊπšŠπš’πš•πš’πš—πšŽ π™΄πš•πš•πšŠπš›πšŠ & πš†πšŠπšπšŠπš— π™ΌπšŠπšπšŠπšπš‘πšŠ dalam cerita ini. Apakah mereka akan bersaing untuk mendapatkan juara satu di kelasnya. Atau justru buih-buih cinta akan tumbuh di antara mereka berdua. Ikuti kisah πš‚πšŽπš‘πš’πš›πšŠ & πš†πšŠπšπšŠπš— dengan membaca 'BERSAING ATAU BERSAMA? PILIH SATU!' sampai cerita ini selesai. START ➑️ 11 MARET 2025. FINISH ➑️ ❌ PLAGIARISME JAUH-JAUH. 🚫 DILARANG KERAS PLAGIAT, COPAS, DAN JIPLAK SEKALIPUN CERITA SAYA. Copyright by awanstroberii. Cover by Pinterest, Canva & Me.

More details
WpActionLinkContent Guidelines