Me Amor
  • WpView
    LECTURES 77
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., sept. 5, 2020
"sekuat apapun aku akan berusaha untuk mencari uang demi membiayai sakit adikku dan ingat aku gak akan mau dikasihani sama seorang pun apalagi orang kaya yang sombong seperti kamu, walaupun aku miskin tidak punya apa apa tapi aku tidak seperti kau yang anak manja dan hanya bisa menghabiskan uang keluargamu" aku Abella pruvilla matthew tidak akan menerima semua bantuan mu apalagi dengan syaratmu yang kotor gak akan INGAT ITU !!! pria brengsek "sejauh apapun kamu akan berlari dan sekuat apapun kamu akan mencari biaya adikmu kamu gak akan bisa mendapatkannya karna aku lah yang saat ini kamu butuhkan karna aku adalah orang terkaya ingat itu GADIS KERAS KEPALA, dan juga sebenarnya ntah rasa apa yang muncul tetapi ketika aku melihatmu jantungku berdetak dengan cepat." "aku gak akan pernah mengejarmu kau lah nanti yang akan datangbertekuk lutut padaku sayangku boneka anabel~Rivilli biyflow alexius kasela
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Someday
  • Informed Consent
  • the other side
  • MR.OLIVER
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Gone.  Last Love
  • What You Know? (Tamat)
  • Dalam Dekapan Sang Malaikat
  • Please Don't Hate Me (Proses penerbitan)
  • Unfailing (#4 MDA Series)
Someday

[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu