1.000 Miles to Get Your Heart

1.000 Miles to Get Your Heart

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2020
Alfa Mikolas anak baru di kelasku saat umurku 15 tahun tepatnya aku 3 SMP waktu itu. Jarang-jarang ada anak pindahan dekat dengan kenaikan SMA. Mungkin dia pindah sekolah karena suatu hal. Kedatangannya hari itu di kelasku tak kusangka akan membawa dampak besar pada kehidupan percintaanku. . . "Lyn, tau gak sebenarnya waktu itu gue sedih pas kita lulusan, apalagi gue sakit pas perpisahan jadi gak bisa ikut". "Terus?" "Iya, soalnya waktu itu gue pikir pasti gue gak ketemu lo lagi. Jauh di dalam hati gue, gue merasa kehilangan banget" Alfa menghela napasnya. Lalu ia melanjutkan, "Ya, gue pikir hari ini dan itu pun akan berlalu.. waktu itu pun gue masih gak mikirin pacaran. Gue sibuk belajar aja sama main game, trus lo pasti bakal gue lupain juga sama kayak Mikha dulu...tapi kayaknya perasaan gue...sadar gak sadar gue punya perasaan yang dalam buat lo, Lyn" Aku terpana mendengar pengakuan Alfa. Ini bener-bener di luar prediksi. . . Kisah ini adalah fiktif namun ada cerita pengalaman pribadi yang membuatnya menarik. Follow instagram @ldr_fun untuk daily quotes, tips, dan curhot seputar Ldr ❤ Vote, comment dan berikan semangat untuk kelanjutan novel ini. Terima kasih.
All Rights Reserved
#34
loveschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • ALFA [selesai]
  • Hidden love At School
  • Altatair✓ [Revisi]
  • Just Friend
  • Love's illusion
  • East sky first love
  • CRUSH | SO JUNGHWAN ✅
  • KITA DAN SEMESTA
  • ASSYA (TERBIT)

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines