SNOW BLOOD

SNOW BLOOD

  • WpView
    Прочтений 569
  • WpVote
    Голосов 58
  • WpPart
    Частей 9
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, авг. 1, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Hati sedingin salju dan tangan setajam pedang. Lihatlah bias matanya, dia pun tak ingin hidup. Bagaimana aku bisa menyelamatkannya?" Ariana, dari tanah terjajah bernama Zarya, harus menghadapi perjalanan takdir yang mengerikan ketika ia diculik oleh seorang anak misterius berkekuatan aneh. Meninggalkan ibu dan adik di tengah hutan, nasibnya terlempar ke istana kerajaan yang telah dikuasai oleh penjajah berhati kejam. Akankah Ariana dapat menemukan jalan kembali untuk pulang? Atau takdirnya membusuk di tempat yang lebih pantas untuk ia sebut sebagai neraka. https://www.wattpad.com/story/209964268-snow-blood https://www.instagram.com/ra3mia/ (Cerita original: @ravistara disertai link di atas) Copyright Maret 2020
Все права сохранены
#16
thrilling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • INFIK Mira Journey
  • the legends of vampire [END]
  • ZORA | ✓
  • Psikopat In The School
  • AURA [COMPLETE]
  • Asya (REVISI✓)
  • Mystery Of Love
  • Terkunci Dalam Takdir

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2023 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту