Bila nanti

Bila nanti

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 20, 2020
Kita bercerita tentang nanti, Saling memandang namun hanya ada kecanggungan diantaranya. Dan ketika semuanya sadar bahwa diantara kita memilih pergi. Bercerita tentang aku yang mencari sebuah hati meski sudah dimiliki, Semua ini belum berakhir. ˙˙˙˙ "Bahkan setelah aku pergi bertahun-tahunpun, semua itu masih kurasakan hingga saat ini, ram." Shanne menatap langit malam yang gelap tanpa bintang satupun, "Lima tahun mimpi itu masih berjalan", lanjutnya seraya menghela nafas gusar, taklama air matanya pun jatuh di pipi tirusnya itu. Ada saat dimana semuanya berjalan seperti mimpi. °°° baca kelanjutannya~ Klise tapi nyata.
All Rights Reserved
#354
hurts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • BUNGA KEMBALI
  • MEZOREN [Tamat]
  • Still You (Tamat)
  •  ARGALA
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • Langkah (By Auzizahirah)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines