Sudut Pandang

Sudut Pandang

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
hai,ini untuk pertama kalinya aku berkarya di sini sebagai pemula pasti ada beberapa kesalahan yah,mohon maaf. semoga karya aku ini,bermanfaat. Mohon maaf Cerita yang aku buat ini,tidak memerankan nama-nama tokoh. Cerita ini bisa sesuai dengan pengalaman,suasana hati bahkan imajinasi. Cerita ini memiliki pesan dan motivasi di dalamnya. Mohon maaf karna cerita ini sewaktu-waktu dapat di ubah karna suatu kesalahan Aku tau,aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kekhilafan Maka dari itu,komentar kalian akan membantu saya bahkan memotivasi saya untuk memperbaiki kesalahan. Terima kasih Membacalah Karna membaca adalah jendela dunia Dari mata turun ke hati Dari hati naik ke akal pikiran Karna mengerti belum tentu memahami. setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda"
All Rights Reserved
#56
ego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ALVIN (On Going)
  • GRIZLEN {On Going}
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • SMARA DIKTA
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Feel Like Smile
  • JAM 3 SORE

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines