Something In The Rain ☔

Something In The Rain ☔

  • WpView
    Reads 1,189
  • WpVote
    Votes 340
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
"Saat aku menangis dibawah hujan, tiba tiba dia datang memelukku, menenangkanku dan kemudian kehidupanku berubah" -Raina Dwi Azrilia "Boleh saja kau tutupi tangisanmu pada yg lainnya, biarlah yang mengetahui betapa perihnya luka itu hanyalah aku.... Dan hujan.. " -Rian Alvaro Regenala Raina Dwi Azrilia, seorang gadis manis dengan rambut hitam bergelombang yang terlihat sangat cantik dan sedang duduk dibangku SMA. Ia tidak suka hujan, karena hujanlah yg menjadi saksi bisu kepergian ibunda tercintanya. Baginya hujan hanya akan membuatnya mengenang kejadian saat itu yg amat menyakitkan. Rian Alvaro Regenala, seorang pria misterius yg punya rahasia dengan hujan. Lantas, bagaimanakah kisah mereka? Apa yg akan terjadi pada mereka? Ketahui kisahnya di "Something in the Rain" WARNING!! CERITA INI MURNI TERCIPTA DARI IDE DAN PIKIRAN SAYA. PLAGIAT MENJAUH!!!
All Rights Reserved
#53
devan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Hate Rain
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Peluk Luka Hujan
  • Lelaki Ombrophobia [completed]
  • THE RAIN
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Yang Dicari
  • Raina
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • ORBiT

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

More details
WpActionLinkContent Guidelines