SEBUAH PENANTIAN BERHARGA

SEBUAH PENANTIAN BERHARGA

  • WpView
    Leituras 112
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 5, 2020
Sekarang aku berusia 20 tahun, masa dimana harus benar- benar memilih pasangan yang tepat dan bukan saatnya untuk main- main lagi... Aku harap semesta mempertemukan orang yang tepat... Sudah ku lalui banyak hal tentang jatuh cinta, kecewa, penghianatan, bahkan masih banyak lagi tapi, semua itu pasti akan terjadi dalam proses pendewasaan... Inilah aku, dengan sejuta kisahku Aku bertemu dengan dia, dia membuat hari- hariku begitu sangat indah banyak hal yang kita lalui membekas dimemori Aku mengingat setiap kejadian apapun itu terekam jelas dimemoriku.. Dia adalah malaikatku... Malaikat yang tumbuh dihatiku... Pertemuan yang tak terduga menjelma menjadi sebuah rasa cinta
Todos os Direitos Reservados
#25
teenlight
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Butterfly Effect
  • Khayalku
  • Dear Mia
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Pangeran Itu SULTAN
  • The Rainy Nights (END)
  • Waiting To Be Ended
  • Look At Me!!!

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo