Story cover for REVENGE by andromedhafea
REVENGE
  • WpView
    LETTURE 69
  • WpVote
    Voti 13
  • WpPart
    Parti 9
  • WpView
    LETTURE 69
  • WpVote
    Voti 13
  • WpPart
    Parti 9
In corso, pubblicata il dic 29, 2019
Apa yang akan kamu lakukan jika diberikan kesempatan kedua oleh Tuhan...?  

mengejar cita-cita dan mimpimu yang tidak kesampain kah... 

atau... 
mengubah hidupmu menjadi lebih baik...yah.. itu opsi yang saya inginkan, mengubah nasib dan takdir ku... 

kalian ingin tahu kemalangan apa saja yang ku alami... baiklah akan ku jabarkan kesialan dan kemalangan apa saja yang ku alami... 

 Orang tua yang tidak peduli, suami yang menghianatiku,  sahabat yang menusuku dari belakang, saudara yang menipuku... Ah.. Betapa sialnya diriku kan.. 

tenang kemalangan ku bukan hanya sampai disitu saja, setelah ku mengetahui fakta-fakta yang membuat ku tercengang dengan teganya mereka berencana untuk membunuhku....

apakah kalian tahu setiap detik,  setiap menit setiap jam ku selalu memohon pada Tuhan agar ku bisa membalas perbuatan kalian semua yang sudah menhancurkan hidupku berkeping-keping...

terimakasihku pada Tuhan yang masih memberikan ku kesempatan kedua untuk hidup  membalaskan dendam ku pada kalian semua...bersiaplah kalian semua.. ku buat kalian merasakan hidup yang sangat tersiksa matipun enggan.. 

--------------------------------------------
 ini cerita pertamaku mohon maaf jika ada kesalahan kata pada tulisan maupun alur cerita yang tidak nyambung akan saya perbaiki setelah cerita selesai...untuk deskripsi cerita masih bisa berubah nanti ku sesuaikan kembali dengan isi cerita..

Jangan plagiat ya..🙅🙅 ini cerita ecek-ecek kok masih di plagiat
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere REVENGE alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Pelakor? Yes, I'm! di Badas_
31 parti Completa Per adulti
Pernikahan adalah suatu komitmen, komitmen untuk selalu setia, bersama selamanya. Tapi bagaimana jika komitmen itu rusak karena hadirnya orang ketiga? Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan? 0o0 "Ah.." Nafas keduanya memburu, mereka sudah mencapai pelepasan. Keringat yang beradu menjadi satu dan detik jam yang menjadi saksi bagaimana dua insan itu melakukan sebuah hubungan dosa dengan ikatan yang di sembunyikan. May terkulai lemas begitu juga dengan Bara yang sudah berguling dan memeluk wanitanya dari samping. "Aku benar-benar sudah terjerat dengan dirimu. I don't care about my status and marriage. All I know is you are mine and I love you, Kamila Meysi Ratu." "Lihat Ell, apa yang kamu tuduhkan padaku sudah aku wujudkan. Bukan hanya tubuh suamimu yang aku miliki, tapi cintanya juga sudah menjadi milikku," batin May puas. It takes two to have an affair, Tapi mengapa yang disalahkan di sini hanya orang ketiga? Mengapa kalian hanya memandang buruk pada wanita yang disebut pelakor? Mengapa tidak membenci dan menghina sang pria. Padahal sangat nyata bahwa kesalahan terletak pada kedua belah pihak. 🌹🌹🌹 ⚠️ Warning! Cerita ini hanya sebatas imajinasi semata. Jika tidak suka dengan cerita pelakor, go away! Mohon maaf jika terjadi pro dan kontra. Tidak ingin menyudutkan pihak manapun, ini pyur hanya sebuah cerita. Memandang seorang pelaku pelakor dari berbagai sisi. Xoxo, Badas_
Cahaya Dirimu di GeraldSty_
11 parti Completa
Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.
Embun Pagi di BagasYeni
12 parti Completa
Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
Full Of Scratches cover
Ranting Kering  (END) cover
Indah di Senyum Mu cover
Pelakor? Yes, I'm! cover
Cahaya Dirimu cover
Miracle You (Tamat) cover
Cita Cinta Jenna cover
Embun Pagi cover
May I Love You? cover

Full Of Scratches

22 parti In corso

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *