SULUNG
  • WpView
    Reads 6,997
  • WpVote
    Votes 3,158
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
[DIREVISI setelah TAMAT] Rasa sayang, cinta, terbiasa bersama, dan takut berpisah terkadang menjadi alasan mengapa kita sulit merelakan orang yang sangat berarti di hidup kita. Baik itu pasangan, sahabat, maupun keluarga. Awalnya hidup Akia sekeluarga baik-baik saja sampai sang bunda pergi meninggalkan mereka untuk selama-lamanya tepat di hari kelulusan adiknya. Yang mana membuat kehidupan keluarga Akia berubah 180°. Sepeninggal sang Bunda, berbagai persoalan datang. Beruntun dan bergantian. Banyak hal menjadi pertanyaan, di mana Akia harus terjun dalam permasalahan yang menjadi jawaban atas kematian Bundanya. Akia bertekad, tidak akan memaafkan siapapun yang menyentuh dan melukai keluarganya. Tidak akan pernah.
All Rights Reserved
#253
sukaduka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sembunyi Dalam Senyum [COMPLETED]
  • Asha's Notes [Tamat]
  • Jodohku
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Halcyon
  • Full Of Scratches
  • Constellations From The Room
  • KINARA

(JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA VOTE, KOMEN DAN KRISARNYA. MAKASIH) ○Mulai 6 Januari 2021 ○Selesai 2 Maret 2021 "Kapan Aira bisa merasakan kebahagian lagi? Apa saat menyusul Bunda, papah akan merasakan kehilangan dan menyesal?" Aira Arketa seorang gadis manis yang mempunyai sejuta luka dan duka dalam hidupnya. Ia selalu menutupi luka dan duka itu dengan senyum manisnya. Semua itu tertutup rapi di balik senyumnya yang indah. Papah, Aira mau bahagia. Aira mau di sayang juga sama papah. Aira mau jadi sumber dan alasan papah tertawa dan tersenyum. Bunda, Aira kangen. Kenapa bunda pergi ga ngajak Aira? "Aira mau kasih sayang seperti dia." "Tuhan, kembalikan kebahagian ku, kembalikan abang ku, kembalikan bunda ku atau kau panggil aku agar aku bisa bersama abang dan bunda ku kembali. Dan tidak lagi merasakan perihnya tamparan ini lagi." "Aku capek, aku lelah rasanya aku ingin tenang selamanya tuhan, bolehkah?" Apakah Aira akan merasakan kebahagiaan lagi? Apakah papahnya akan menyesal? Cerita dan tulisan yang aku tuangkan di sini murni hasil dari imajinasi dan rangkaian kata ku sendiri♡. Cover by: naylaatr

More details
WpActionLinkContent Guidelines