Ketika Bicara Tak Lagi Diperlukan

Ketika Bicara Tak Lagi Diperlukan

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 14, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Semua orang mungkin tak tahu, dan tak ingin tahu bagaimana kehidupan orang lainnya. Seakan acuh dengan sekitar. Entah apa isi kepala mereka, tapi aku tahu, sifat orang yang begitu alami dan mencolok adalah tidak ingin terlalu tenggelam dengan cerita orang lain yang membuatnya terlelap dalam kesulitan. Ya, ini ceritaku (Yura), akan kubuat kalian terlelap dalam kata-kata pada cerita ini. Kuharap kalian menikmati ceritanya. Like dan Komen ya! Beri kritik untuk ceritaku! Selamat membaca! 🎡
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • GUMI [Completed]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines