Story cover for Rendezvous by KaniaFarizka724
Rendezvous
  • WpView
    LECTURAS 150
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 150
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado dic 30, 2019
"Aku selalu ingin menutup matamu dengan tangan kecilku ini. Sudah cukup kau melihat sesuatu yang menyakitkan hatimu. Sudah jangan dilihat lagi. Ayo kita pergi."
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Rendezvous a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#69btob
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
June | PJM cover
Anyeong - KTH -[End] cover
Ineffable Love cover
My Boyfriend Idol ; KTH cover
Remember Me When I'm Gone [Minsung]√ cover
My Eyes is Yours 2 cover
Together Forever (Kim Taehyung FF) cover
Bogosipda hyung[END] cover
MELANCHOLY [TAMAT] cover
DESTINY  cover

June | PJM

54 partes Concluida Contenido adulto

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction