We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
INTERTWINED

INTERTWINED

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Lihatlah, dia seperti matahari di jam 9, hangat dan menyilaukan mata jika aku terlalu lama menatap cahayanya. Tapi entah bagaimana dia menjadi terlalu dingin jika itu berkaitan tentangku. Terkadang aku selalu bahagia melihat cahaya hangatnya, di lain waktu aku menggigil ketakutan dan bersembunyi dibalik tembok, pintu, apapun yang membuat dia tidak bisa melihatku. Aneh bukan? Untuk tipikal orang yang tidak masuk dalam daftar orang yang aku sukai, aku harus mati-matian di beberapa waktu untuk menghindar dan mencoba menghilang hanya karena tidak ingin bertatap muka dengannya... Namun, sering kali Tuhan berencana lain, dari jarak yang lumayan jauh sekali pun, pandangan mataku begitu jelas melihat gerak-geriknya, dimanapun itu. Copyright ⓒ 2024
All Rights Reserved
#687
kantor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • A Little Thing Called Love
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Kau Rumahku
  • Rasa Tanpa Kata
  • Verronica (COMPLETED)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines