Story cover for INTERTWINED  by janajane_
INTERTWINED
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado dic 30, 2019
Lihatlah, dia seperti matahari di jam 9, hangat dan menyilaukan mata jika aku terlalu lama menatap cahayanya. Tapi entah bagaimana dia menjadi terlalu dingin jika itu berkaitan tentangku. Terkadang aku selalu bahagia melihat cahaya hangatnya, di lain waktu aku menggigil ketakutan dan bersembunyi dibalik tembok, pintu, apapun yang membuat dia tidak bisa melihatku. 

Aneh bukan? Untuk tipikal orang yang tidak masuk dalam daftar orang yang aku sukai, aku harus mati-matian di beberapa waktu untuk menghindar dan mencoba menghilang hanya karena tidak ingin bertatap muka dengannya...

Namun, sering kali Tuhan berencana lain, dari jarak yang lumayan jauh sekali pun, pandangan mataku begitu jelas melihat gerak-geriknya, dimanapun itu. 

Copyright ⓒ 2024
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir INTERTWINED a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#466kantor
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
[As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita de diprmdh
54 partes Concluida
📍WARNING📍 Baca terlebih dahulu : MJWB dan Beside You. [Tamat] Spiritual- Romance- Fiksi remaja. _________ "Mati nggak akan membuat lu lebih tenang. Ya. Oke, masalah yang lu hadapi bakal hilang, tapi semua yang lu lakuin didunia ini bakal ada pertanggungjawaban nya. Lu siap mempertanggung jawabkan nya sedangkan lu belum punya apapun yang bisa memberatkan Amal baik lu?" "Gu-gue bingung, gue harus apa?" "Lu bingung, terus mo mati? Cih, itu namanya manusia nggak beriman. Lu mati dengan cara nenggelemin diri? Iya kalo mati, kalo hidup tapi pada rusak tuh tubuh, lu juga susah kan? Kalopun mati lu punya apa? Amal baik masih sebiji jagung aja sok-sokan mo mati. Masuk neraka mampus!" "Disana ada masjid, mending lu masuk. Sholat, zikir dan baca Qur'an itu lebih baik. Setidaknya hati lu tenang dan masalah lu pasti akan lebih ringan karena ada Allah disisi lu." ------ Ini kisah aku, kamu dan kita. Kisah yang belum diketahui siapa tokoh utama nya. Karena masing-masing memiliki tempat tersendiri di dalam kisah ini. Kisah ini bukan hanya tentang mereka namun keluarga, sahabat, dan persaudaraan ada didalamnya. Ini memang kisah percintaan, namun akan ada banyak hal tentang kehidupan yang perlahan akan kita pahami arti sesungguhnya. Ini kisah yang sederhana namun sangat rumit tuk diselesaikan. _____ High rank ---------------- # 1 Cinta segitiga [ 9 Feb 2021 ] # 3 Sepertiga malam [ 11 April 2021 ] # 1 Mencintai dalam diam [ 6 Maret 2021 ] # 11 Menunggu [ 9 Feb 2021 ] # 1 Kekeluargaan [ 4 Mei 2021 ] # 6 Secret admirer [ 11 April 2021 ] ____________________________ Start : 30 Jan 2021 End : 29 Sep 2021 Tertanda: @diprmdh IG: @dippsptrmdh_ @smoothgurl_ ©Copyright by diprmdh, Jan 2021
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End) cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
FriendZone?✔️ (PDF) cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
BESTie (END) cover
[As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita cover
A Little Thing Called Love cover
Breathe cover
Full Of Scratches cover

Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)

16 partes Concluida

Aku hanya mampu berdiri di ambang pintu kamarku, menyaksikan tawa lepas mereka, kebersamaan mereka, canda tawa mereka, dan kebahagiaan yang terpancar jelas dari raut wajah mereka. Masihkah aku dianggap dalam keluarga ini? Masihkah aku terlihat dalam keluarga ini? Masih adakah aku dalam hati mereka? Atau mungkin aku hanya dianggap angin lalu yang sama sekali tidak penting dan tidak ada gunanya? Tanpa terasa air mata ini sudah mengalir deras, mengalir membasahi pipiku, aku tak berniat untuk menghapusnya, karena aku yakin air mata ini akan terus mengalir walau aku sudah beberapa kali menghapusnya. Hatiku sangat perih, dadaku begitu sakit, kepalaku mulai terasa pusing dan berat, memang hanya rasa sakit lah yang selalu setia menemaniku saat aku merasa sendiri dan terasingkan seperti ini. Sering aku bertanya-tanya, apakah aku bukan anak kandung mereka? Apakah kehadiranku di dunia ini sama sekali tak di inginkan? Apakah aku hanya anak terbuang yang di pungut oleh mereka? Perasaan sakit dan rasa iri ini selalu membuatku bertanya-tanya dalam hati, namun aku tahu bahwa aku tak sepantasnya untuk bertanya seperti itu, biar bagaimana pun mereka adalah keluarga yang menjaga dan mengasihiku selama ini.