My Possesive Brother

My Possesive Brother

  • WpView
    Reads 647
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Terkadang aku berpikir, apakah dia itu memang kakakku? dia bisa menjadi malaikat untukku dan terkadang berubah menjadi iblis yang tidak banyak orang ketahui. Termasuk aku, adiknya." Bianca. "Memberikan perhatian kepadanya, bahkan terkadang itu akan terlihat sangat berlebihan. Namun masa bodo untuk itu, bahkan aku tidak segan-segan membunuh orang yang berani menyakitinya. Ya, hanya aku, yang boleh melakukannya, terlihat egois? Memang. Karna aku sangat menyayanginya." Revan. *** Mau tahu lanjutannya kek gimana gak? Kuy baca. Maaf kalo typo bertebaran, eheh. Jangan lupa vote dan comen Follow dulu sebelum membaca
All Rights Reserved
#229
possesive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is He A Psychopath?
  • RIFIORIRE
  • My Beloved Wife
  • DIA SANDRA(Selesai✔️)
  • Vìřģøųñđ || End✔
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • My Boyfriend Is Psychopath [END]
  • possessive Alejandro
  • The DEVIL Bad Boy [TAMAT]
  • Am I Scary?

"Ah, aku peringatkan kamu satu hal. Kalau kamu masih mau kulit kamu tetep mulus, tolak perjodohan ini!" Kata Alan sembari meninggalkan gadis itu. Indira terdiam, mencoba mencerna maksud dari Alan. "Tubuhku sudah penuh luka. Apa yang mulus??" dia bergumam. . . Lari atau bertahan? Hidup atau mati? Siksaan demi siksaan terus datang, tapi bukankah hati manusia bisa berubah seiring waktu? Seiring masalalu Alan yang datang membuat Indira bertanya apakah suaminya seorang Psychopath? . . "Ini... tidak seperti yang terlihat!" "Aku tak tau rasa apa yang menutupi kebencianku padamu! Entah aku mencintaimu atau hanya terbiasa bersamamu saja, aku tak tau. Tapi yang ku ingat adalah kau yang menyiksaku dan kau membunuh bayiku. Itu sudah cukup sebagai alasan bahwa kita harus berpisah, Alan!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines