Anak Famous (Slw Up)

Anak Famous (Slw Up)

  • WpView
    Leituras 215
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, abr 3, 2020
"Ternyata susah ya sen dapetin Lo?" "Nyerah?" "Nggak! Enak aja! Sejauh ini gue berjuang masa nyerah?" Arsenio Adya Putra. Seseorang dari keluarga yang terbilang mampu, bahkan sangat mampu, dia orang yang biasa dijadikan topik utama saat para gadis sedang mengghibah. Bukan anak OSIS but the basketball boy. Dulu anak olim mtk, skrng lebih ke basket. Dia kalau dilihat emang cool sedikit jutek, tapi sebenernya dia ramah, jail malah. Dengar dengar dia juga punya band dengan teman sekelasnya. Selebgram, sering dapat kado di lokernya itu sudah biasa. Itu wajar untuk seorang anak tampan yang terkenal. Namun belum banyak yang tau kalau dia ini sebenarnya seorang kutu buku. Hanya saja kegiatan basketnya itu lebih diutamakan jadi banyak yang tidak tau kalau dia suka membaca buku. Ayo simak kelanjutan si anak tampan yang terkenal dengan segudang bakatnya!!! (SLOW UPDATE)
Todos os Direitos Reservados
#244
taehyun
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • GHAVARI
  • DISA | broken
  • Ice prince vs bad girls ( Sudah Terbit)
  • RAYAN ✔️ [TERBIT]
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Boys Over Banget (Mini Seri)
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • GALANG: Perfect Husband (Telah Terbit)
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • ARSENIO
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo