Something - All Will Be Evealed

Something - All Will Be Evealed

  • WpView
    Reads 826
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
WpInfo
Fanfic
Seventeen
"Arrggghhh!! Sebenernya gue ini kenapa?!! Siapa yang ada dipikiran gue selama ini?! Gue nyerah, bisa prustasi gue kalo kayak gini terus!!" teriaknya dari dalam kamar. Ia menatap pantulan dirinya di cermin lalu menggeleng kuat."Gak! Gue gak boleh nyerah! Gue harus tau apa yang sebenernya terjadi sama kehidupan gue!" ujarnya dengan penuh ambisi. Bayangkan, kamu itu hidup serba ada, otak memadai, orang disekitar sayang sama kamu. Tapi kamu selalu diiringi teka teki dari kehidupan kamu sendiri, enak gak sih? Sebenarnya ada apa dan apa yang terjadi? Maksudnya teka teki apa? Jeng jeng jeng!!! Bagaimana ceritanya ya? Minat? Langsung cek aja oke :)) Kalo gak mau baca juga gapapa kok, gak maksa hhe. Happy reading guys :)) Dahulukan vote sebelum membaca ya, untuk ajang saling harga menghargai. Hehe.
All Rights Reserved
#4
ceritaterbaik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua cangkir satu Meja
  • ALEYA~~
  • Be With You(Slow)
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • Almeyra Azqilla Alana [On Going]
  • Arsyilazka
  • GRIZLEN {On Going}

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines