ELKANSA [END]

ELKANSA [END]

  • WpView
    Reads 10,763
  • WpVote
    Votes 549
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 9, 2020
[Romance-Teen Fiction] 15+ How Can I Love The Heartbreak, cause You're One I love "El, kamu harus ikutin kata hati." "Nggak mau. Hati selalu nyakitin kalau diturutin." "Buktinya?" "Gue ngikutin kata hati buat mulai percaya sama lu. Tapi lu malah pergi." "...." ----------- Bagi Elisha Senjani, Kansa bagian dari kejutan semesta. Orang yang selalu mengajaknya berlari setiap dia ingin berhenti. Namun, tiba-tiba berhenti ketika El telah mulai memupuk percaya lagi. Bagi Kansa Abigail Putra, Elisha adalah sosok senja yang selalu indah. Selalu ia rindukan. Namun, ia takut untuk kembali melukai hati perempuan yang dulu pernah tertata rapi dalam hatinya. Mereka terpaksa terjebak dalam ikatan yang buat capek. Belum lagi, perihal manusia dan semesta yang selalu kasih kejutan. Akankah semesta mau berbaik hati kepada mereka? Selamat membaca. Cover by pinterest ***Cerita ini murni ditulis atas pemikiran akun @Coklatjendela yang dilindungi UU No 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dilarang keras tindakan plagiat, copy-paste, menyalin pindahkan, dan hal serupa lainnya dalam bentuk apapun. Terima kasih.
All Rights Reserved
#776
kampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • ATHALARIQ
  • Diary [COMPLETED]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • ALYAKSA (completed)
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • Senja dan Langitnya
  • Langit.
  • SENJA JINGGA

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines