KENANGAN PUTIH ABU-ABU

KENANGAN PUTIH ABU-ABU

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 4, 2021
(Sekuel Dia dan Pergi menceritakan Hana & Dema) "Aku disini Han, nggak akan pergi" ucap Dema sambil mendekapnya erat dengan suara yang lebih terdengar seperti sedang meyakinkan dirinya sendiri. Hana hanya bisa mengulas senyum dan mengangguk pelan, karena kenyataanya dia tahu, ada perempuan lain dari masa lalu Dema yang kembali lagi ke kehidupannya. Masa putih abu-abu bagi beberapa orang merupakan hal yang menyenangkan, penuh kegilaan, hal-hal baru, dan mungkin penyesalan. Cerita ini tentang Hana dan Dema, yang sama-sama jatuh cinta untuk merasakan kehilangan. Cerita ini juga tentang kota Jogja dan beberapa tempat kenangan yang menjadi saksi kebersamaan mereka. Lewat mereka kita akan diingatkan kembali mengenai masa-masa SMA yang manis tapi juga menyesakkan. (Fitria NB)
All Rights Reserved
#908
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me Or Your Religion
  • Nostagia dalam perjalanan
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • RESYA STORY'S
  • Audrey (New version)
  • Clara Casandra
  • Married With Presma
  • LAKSADEKA
  • Assalamu'alaikum Paris 2 [ End ]

(FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN JANGAN LUPA DI VOTE) "untuk terakhir kalinya, di antara keduanya.... kamu pilih apa?" Dahi Hanah berkerut tanda tak mengerti dengan jalan pembicaraan Fathan "coba lihat bangunan di belakangmu!" sontak Hanah berbalik memandangi gereja di belakangnya "yah ini tempat ku beribadah."tak ada balasan dari Fathan hingga beberapa detik barulah ia mengerti maksud dari pertanyaan itu "beda bukan?"tanya Fathan sambil menunjuk mesjid di belakangan nya "terus, kamu mau nanya lagi, aku pilih kamu atau tuhan ku?" "bagaimana kalo sekarang aku yang nanya. Pilih aku atau tuhan mu?"lanjut Hanah. Sorot mata tajam milik Hanah seakan menghunus tepat di ulu hati Fathan Sontak lelaki di sebrang sana tertunduk. Sama sekali tak dapat menjawab pertanyaan tersebut "nggak bisa jawab bukan? Yasudah, seperti yang ku katakan sebelumnya..."ucap Hanah sembari menatap pria di sebrang sana dengan tatapan sendu Hanah menunduk lantas berucap dengan nada pelan,"lupakan perasaan itu!" Kisah ini bukan tentang cinta bertepuk sebelah tangan, bukan pula kisah cowok dingin dengan cewek blakblakan, tapi kisah cinta beda agama yang membuat keduanya mengulur waktu, seolah kenyataan akan berubah dengan hal seperti itu. Kenyataannya, pada akhirnya mereka akan tetap saling melepas Bagaimana kelanjutannya? apakah setelah saling melepas mereka akan kembali bersatu? Atau melepas akan menjadi akhir dari kisahnya? Nantikan terus kelanjutannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines