WAVE
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo denger gak sih?! Kalo gue bilang putus ya putus!" Air matanya berhasil lolos. Dadanya terasa sesak, entahlah, baru kali ini ia berjuang demi seorang laki-laki yang bahkan tidak menghargainya. "Plis Wave, lihat perjuangan aku sama kamu selama ini. Apa yang masih kurang beritahu aku, apa sih salah aku sampai kamu tega giniin aku?" Wave tersenyum miring. "Lo sama sekali ga salah. Cuma lo aja yang terlalu goblok. Gue udah bilang, gue gak pernah sayang sama lo!" "BOHONG!" gadis itu terisak parah, ia menarik jaket yang dipakai Wave hingga tangannya memerah. "Bilang sama aku kalo kamu bohong, Wave." ucapnya penuh permohonan. Wave menghempaskan kasar tangan gadis itu hingga badannya ikut tersungkur. "Semakin lo kaya gini, semakin gue yakin lo itu murahan!" desis Wave tanpa perasaan. Menghujam dada lawan bicaranya tanpa ampun. Setelahnya, Wave langsung pergi tanpa berkata sepatah kata apapun. ~~~~ Copyright© Intan Adella Juni, 2020
All Rights Reserved
#146
ego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • AYKA
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • G.H.E.A ✔[END]
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Numbness (selesai)
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • Stuck With You | ON GOING
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Evando&Seraphine [END]

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines